#CollegeLife: Teamwork

Screen Shot 2016-11-16 at 20.12.09.png

Hampir dari SD sampai kuliah, bahkan mungkin sampai kerja nanti. Yang nama nya bekerja dalam sebuah kelompok itu tidak bisa dihindari. Pasti banyak hal yang harus di kerjakan secara bersama- sama. Dan seperti yang teman- teman tahu, yang nama nya bekerja dengan berbagai macam orang dengan berbagai macam karakter itu pasti akan sulit menghindari terjadi nya sebuah drama…

Mulai dari sulit nya mengatur jadwal masing- masing anggota supaya bisa mengerjakan tugas bersama, sampai kadang yang agak bikin kesel kalau engga ada satu pun anggota kelompok yang bersuara setidak nya di group chat untuk memulai mengerjakan tugas. Dan akhirnya tugas tersebut hanya di kerjakan oleh satu atau beberapa anggota saja. Saya sering banget nih ngalamin yang kaya gini 😦

Kadang serba salah juga ya, bukan nya tidak suka bekerja dalam sebuah kelompok. Tapi kadang teman sekelompok nya juga yang susah diajak kerja sama untuk mengerjakan tugas nya.

Saya juga ngerti sih maksud nya dosen ataupun guru memberi tugas kelompok itu baik. Supaya kita bisa bekerja sama dengan orang lain dengan lebih baik lagi dan memudahkan pekerjaan nya. Tapi kadang yang ada malah engga seperti itu, dari sejumlah anggota kelompok. Paling hanya sebagian kecil yang mengerjakan tugas nya. Sisa nya ya paling numpang nama aja ._.

Drama itu akhirnya  terjadi lagi oleh saya ketika kuliah. Waktu semester kemarin, ada salah satu mata kuliah yang memberikan sebuah tugas kelompok untuk membuat sebuah film yang bertema bisnis. Singkat cerita, karena kebanyakan teman yang ada di kelompok saya kebanyakan sedang sibuk dengan kegiatan organisasi mereka. Jadi rencana untuk bekerja kelompk itu hanya menjadi sebuah wacana. Padahal deadline nya sudah dekat.

Berhubung firasat saya sudah tidak enak dari awal (belajar dari pengalaman yang lalu…), saya sudah menyiapkan semacam backup plan kalau ada suatu hal yang tidak saya inginkan terjadi. Saya sudah menyiapkan semacam Stop Motion yang awal nya cuma iseng aja saya buat untuk pembuka serta penutup film. Karena deadline yang sudah semakin dekat dan entah kenapa beberapa teman saya juga sibik dengan kegiatan mereka sedniri. Jadilah saya memutuskan untuk membuat keseluruhan film sendiri.

Iya..bikin stopmotion dengan durasi sekitar lima menit sendiri…

Seingat saya Stop Motion yang saya buat itu terdiri dari 1700 buah foto yang saya ambil sendiri dengan menggunakan tripod didalam kamar. Saya bukan hanya mengambil foto, tapi semua pernak-pernik properti untuk stop motion nya juga saya buat sendiri. Saya menggunting satu-satu setiap bahan yang ada. Sampai sakit punggung dulu gara-gara kelamaan berdiri untuk ambil foto nya. 😦

Screen Shot 2016-11-16 at 20.06.49.png

salah satu scene di stop motion yang saya buat, itu properti tulisan nya saya buat satu-satu pakai tangan.. :’)

Setelah foto didapatkan, saya gabungkan setiap bagian nya menggunakan iMovie.  Saya masih harus edit disana-sini untuk meyelesaikan nya. Mulai dari milih lagu, menyusun film, sampai mengatur waktu supaya stop motion nya engga kelamaan durasinya. Bisa dibilang semua nya saya yang buat sih…. Saya yang megang bagian editing jadinya ya gitu deh…

Singkat cerita stop motion nya akhirnya nya selesai… 😀

Walaupun sebenarnya saya seneng-seneng aja ngerjain nya. Lagian saya memang suka dengan editing. Tapi gimana ya, kalau engga saya selesaikan juga. Pasti tugas itu engga akan selesai..

 

“Alone we can do so little; together we can do so much”

― Helen Keller

And then, that thing is happen again to me this semester :’)

Jadi saya ada tugas kelompok lagi untuk salah satu mata kuliah juga. Tugas nya adalah setiap kelompok harus mencari perusahan percetakan boleh skala besar atau kecil. Lalu kita harus mewawancara mereka untuk diminta data tentang perusahaan. Inti tugas nya saya harus menghitung biaya pokok produksi dari produk mereka.

Beberapa hari yang lalu, saya bertanya di chat group kelompok, untuk pembagian tugas nya mau seperti apa. Engga ada yang bales… tapi chat saya di read sama mereka. Oke mungkin mereka lagi sibuk ya. Akhirnya saya coba tanya lagi kan beberapa hari kemudian, ada yang jawab salah satu temen saya. Tapi yang lain nya hanya read chat nya saja.

Ini teh mau nya gimana sih..

Masa jadi saya yang harus ngejar-ngejar orang lain ya. Padahal kan ini tugas kelompok.. kenapa jadi saya yang harus ngejar mereka supaya tugas nya selesai…

Entah nasib tugas yang satu ini akan seperti apa, masa berakhir sama juga seperti tugas film seperti semester lalu 😦

Ada yang punya pengalaman menarik tentang kerja kelompok? 🙂

-FNFA-

Iklan

11 thoughts on “#CollegeLife: Teamwork

  1. zilko berkata:

    Ya gitu deh kalau kerja kelompok. Dulu sewaktu sekolah dan kuliah di Indonesia memang banyak yang begitu, hahaha 😆 . Terkadang ada sih yang ikut ngerjain tugas, tapi ngerjainnya nggak niat gitu jadi hasilnya juga nggak oke, hahaha 😆 . *curcol* Ketika kuliah S2 disini sih semuanya pada berpartisipasi. Jadi seru 😀 .

    Di dunia nyata, walaupun namanya teamwork, biasanya setiap orang memiliki tanggung-jawabnya masing-masing di tugas itu. Jadi nggak bisa deh cuma nebeng nama doang, haha 😆 . Kalau seseorang nggak ikutan kerja, memang bisa jadi timnya gagal. Tapi setelahnya kan ada evaluasi sehingga yang nggak ikutan kerja ya akan “kena” juga 😀 .

    Disukai oleh 1 orang

    • fahrizinfa berkata:

      Hahaha iya kak ituu bangett XD Wahh kalau S2 mah lebih aktif ya kak temen-temen nyaa?
      Kalau di dunia nyata pembagian tanggung jawab nya pasti lebih jelas ya kak jadi lebih tertatur juga pas kerja nya 😀

      Suka

  2. shiq4 berkata:

    Kenapa pusing? Klo saya sih langsung aja bilang ke dosen itu tugas saya selesain sendiri dan yg lain nggak ikut ngerjain. Klo temenya minta nitip nama, musti bayar lah. Seperti itu. Klo mereka protes ya bilang aja salah sendiri ngfak ikut membantu. Harus tegas dgn teman seperti itu.

    Disukai oleh 2 orang

  3. Dinda Budi berkata:

    Aku juga sering ngerasain hal kayak gini. Kirain pas kuliah kerja kelompok bakalan dikerjain secara kelompok bareng-bareng soalnyakan orangnya udah lebih dewasa, tahunya mah sama aja. Kesel.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s