Hello, My Name Is Firth

IMG20170108203631-01.jpeg

Sudah lama saya ingin menuliskan tentang deskripsi blog ini. Tapi akhirnya baru bisa menuliskannya sekarang. Sebelum saya menulis di wordpress dengan menggunakan nama blog Firth Blog. Sebelumnya saya sudah pernah menulis juga di blogger, dengan nama blog fahrizistory. Saya pertama kali mulai menulis di blogger. Lumayan lama juga saya menulis di blogger, hampir sekitar lima tahun lebih.

Saya sempat hiatus cukup lama menulis di blogger karena beberapa hal. Saya mulai menjalankan blog fahrizistory semenjak kelas satu SMP. Ya… bisa diketahui bagaiamana isi blog itu hahaha. Saya memulai hobi menulis dari blog itu. Isinya masih tetap sama dengan blog ini, mulai dari pengalaman sehari-hari yang saya miliki sampai puisi-puisi ga jelas yang mencerminkan perasaan saya.  Awal mula mengapa saya memutuskan untuk menulis dan memulai sebuah blog adalah karena sewaktu SMP saya merasa cukup kesepian. Dengan berbagai macam perasaan yang ada, saya memutuskan untuk mencoba menuliskan sesuatu.

Pada mulanya saya menulis cerita pendek, kalau saya baca-baca lagi ceritanya benar-benar aneh hahaha. Saya juga sempat mencoba menulis novel waktu SMP, dan berakhir dengan ceritanya tidak berlanjut karena saya tidak tau mau membawa arah ceritanya kemana. Lalu saya mencoba menulis puisi, dan ini yang paling pas dengan diri saya. Saya adalah tipe orang yang tidak bisa menceritakan apa yang saya rasakan kepada orang lain secara langsung. Karena, ketika saya menceritakan kecemasan atau hal sejenisnya kepada orang lain secara langsung, saya merasa mereka tidak terlalu tertarik dan hanya sekedar meng-iyakan saja apa yang saya ceritakan.

So, I start to write so many poems when I was in junior high school.

Mungkin kalau sempat beberapa puisinya akan saya coba share di blog ini. Saya mulai mengenal beberapa penyair terkenal di Indonesia. Mulai dari Taufiq Ismail, Goenawan Mohamad, Gus Mus, dan lainnya. Saya mulai membaca puisi serta buku-buku yang mereka tulis. Agak aneh sih ya untuk anak SMP bahan bacaan nya buku-buku sastra yang kebanyakan ga disukai anak seumuran saya waktu itu. Tapi saya cukup menikmati tulisan-tulisan mereka hingga kini. Walau saya sekarang tidak terlalu sering membaca puisi seperti waktu SMP dulu.

Blog FahriziStory memiliki banyak kenangan untuk saya. Semuanya bermula dari blog itu. Saya bisa bertemu dengan teman-teman sesama blogger, ikut banyak kopdar, ikut event pesta blogger tahun 2010, ikut lomba-lomba blog (walau ga pernah menang hahahaha), dan saya juga mulai termotivasi untuk menulis karena blog itu juga. Bahkan masih ada beberapa teman blogger yang masih berhubungan sampai sekarang walaupun saya sudah pindah rumah ke wordpress.

Saya lumayan rutin menulis di Fahrizi Story sampai lulus SMP. Setelah masuk SMA,  jadwal sekolah yang lebih padat dibandingkan SMP yang super lowong membuat saya perlahan melupakan menulis. Walau masih sesekali menulis blog juga, tapi intensitasnya semakin berkurang seiring berjalannya waktu. Ada suatu hal yang sangat memotivasi saya untuk menulis yang menghilang waktu SMA. Saya tidak bisa menceritakan motivasi apa yang saya maksudkan.

Sampai akhirnya saya benar-benar tidak pernah menulis lagi sampai lulus SMA. Sampai akhirnya, kegagalan akan masuk ke universitas yang saya inginkan mulai membangunkan sisi lain yang sempat tertidur cukup lama. Tidak bisa dipungkiri kegagalan tersebut cukup mempengaruhi diri saya.

Oke, sejujurnya saya sudah berkomitmen dengan diri sendiri untuk tidak menceritakan hal itu lagi. Saya sudah pernah menceritakan hal itu di Fahrizi Story. Tapi… tak ada salah nya saya menceritakan lagi hal itu sekarang. 🙂


 

Saya semenjak kelas dua SMP sangat mengidolakan B.J. Habibie.  Belia merupakan panutan untuk saya untuk menjalankan banyak hal. Dikala saya mulai merasa bosan belajar untuk ujian nasional waktu SMP, saya mencoba membaca lagi buku yang beliau tuliskan untuk mendapatkan  semangat. Karena saya sangat mengidolakan beliau, saya juga ingin bisa menjadi seorang insinyur. Saya sudah memiliki cita-cita untuk bisa masuk ke jurusan teknik mesin ITB semenjak masih SMP. Karena itulah sewaktu SMP saya cukup berambisi untuk belajar mati-matian supaya nilai saya bisa bagus.

Bacharuddin Jusuf Habibie.jpg

Saking kepengen nya saya menjadi mahasiswa ITB, saya lumayan sering main ke sana. Saya main ke gedung teknik mesin. Berhubung sering kesana, saya sampai hafal letak gedung tiap fakultas. Bahkan sampai sekarang…. :’)

Maka dari itu, ketika pendaftaran SNMPTN (jalur undangan) saya langsung memasukan pilihan FTMD ITB. Singkat kata, saya tidak diterima jalur undangan. Padahal dulu teman saya yang daftar ke fakultas yang sama ada banyak banget yang keterima. Jadi ya saya sempat ngerasa gimana gitu. Yang paling nyesek waktu dulu adalah ketika pengumuman, orang-orang yang keterima dengan sangat bangganya meng-share hasil nya ke media sosial. Mulai dari Path, Line, snapchat, dan lain sebagainya.

Ketika SBMPTN (jalur tertulis) saya memutuskan untuk memilih FMIPA sebagai pilihan utama dan satu-satunya. And then, I’m failed again. Ketika saya membuka pengumuman nya melalui web SBMPTN dan keluar kata “Mohon maaf anda gagal”. Sejujurnya saya merasa flat. Senang engga, sedih juga engga. Tapi saya mulai merasa sangat sedih ketika orang tua saya menanyakan hasilnya gimana. I can’t hold my tears at that day.  Salah satu mimpi saya hancur berantakan. Saya sudah tidak tahu lagi kedepan nya mau gimana atau mau kemana. Saya benar-benar merasa kehilangan arah.

Hal yang paling menyebalkan adalah ketika orang-orang lain mulai mempertanyakan hasilnya. Mulai dari paman, teman, dan lainnya. Nyesek aja gitu ketika saya menjawab pertanyaan mereka. Kadang kalau lagi kesel dan ga mau jawab saya pergi gitu aja. ketika dalam posisi itu, terasa agak menggangu ketika orang-orang mulai banyak bertanya ini dan itu kepada saya. I just one to be alone at that time.

Walau kalau saya pikir lagi sekarang, mungkin itu memang jalan terbaik yang Allah berikan untuk saya. Sekarang saya seneng-seneng aja dengan jurusan Akuntansi ( walau kalau nilai akhir semester ini agak mengenaskan sih ya hahaha). I enjoy my life right now. Walau saya juga sampai detik ini masih belum tau mau seperti apa kedepan nya.


 

Oke cukup segitu ya, ini saya awalnya mau menjelaskan kenapa saya memilih nama Firth Blog untuk blog kedua saya. Eh malah ngelantur nyeritain yang lain, gimana sih hahaha. Tapi hal yang saya ceritakan diatas juga menjadi salah satu langkah awal saya mulai menulis lagi.

Kenapa namanya Firth Blog?

magic.jpeg

Memilih nama untuk sebuah blog baru adalah hal yang cukup sulit bagi saya. Karena saya ingin cepat memulai sebuah blog baru di wordpress. Akhirnya saya memilih nama belakang salah satu aktor favorit saya yaitu Colin Firth. Dan entah kenapa Firth terdengar seperti First. Jadi saya asumsikan Firth sebagai First yang berarti pertama yaitu sebuah langkah baru dan awal yang baru. Saya ingin memulai kembali semuanya dari awal dengan membuat sebuah blog baru. Apa banget ya perumpamaannya hahaha XD sudahlah lupakan perumpamaan yang saya katakan sebelumnya hahaha.

Kenapa WordPress bukan Blogger?

Simpel, saya bosan dengan tampilan Blogger yang monoton dan tidak rapih. Berbeda dengan WordPress yang lebih fresh dan lebih tertata dengan baik. Kalau di Blogger, saya tidak mendapatkan notifikasi seperti halnya di WordPress. Ini merupakan salah satu hal yang membuat saya memutuskan untuk hijrah ke sini. Selain itu, Saya juga ingin meninggalkan tulisan-tulisan saya yang lama. Ibaratnya seperti seseorang yang pindah rumah, saya harus keluar dari rumah saya yang lama karena ada beberapa kenangan yang ingin saya lupakan.

Siapa sih Fahrizi?

Saya sering sekali dikira perempuan kalau baru pertama kali meninggalkan komentar di blog seseorang. Ada yang manggil saya ‘mba’ malah. Kan sedih ya padahal saya laki-laki tapi kok dipanggilnya ‘mba’ 😦 Padahal foto profil saya sudah jelas-jelas laki-laki gitu…

Udah 2017 nih, ada resolusi tertentu kah?

Nope, Saya tidak memiliki resolusi yang terperinci karena kalau terperinci kemungkinan tidak terlaksananya besar hahaha. Saya membuat resolusi secara general saja supaya bisa selalu saya laksanakan sampai kapanpun. Saya ingin bisa terus maju kedepan dan tidak terjebak oleh masa lalu. Hanya itu saja 🙂

Katanya mau jadi insinyur, kok malah masuk jurusan akuntansi?

Jadi ceritanya saya adalah anak IPA  yang sekarang jadi mahasiswa akuntansi. Banyak banget orang yang bilang ngapain masuk IPA kalau ujung-ujung nya masuk Akuntansi. Tapi menurut saya sih jurusan di SMA tidak menentukan jurusan apa yang akan diambil seseorang saat kuliah. Lagian, kalaupun saya jadi anak IPS. Dasar akuntansi di IPS di SMA itu cuma dikepake setengah semester aja. Jadi materi UAS waktu semester satu itu udah materi baru semua.

Kenapa engga milih jurusan teknik? Jujur aja saya juga engga mengerti kenapa saya memilih Akuntansi. Saya hanya merasa Akuntansi adalah salah satu bidang ilmu yang berada di tengah-tengah. Sisi perhitungan nya secara logika ada, namun sisi sosial nya juga ada. Persis cocok dengan saya yang suka dengan hal berhubungan dengan IPA dan  IPS. Jadilah saya memilih jurusan ini sebagai alternatif waktu dulu. Ini hanya pendapat saya lho ya jangan dibawa serius hahaha.

Apakah punya  rencana untuk jangaka panjang?

Saya masih belum tau untuk jangka panjangnya seperti apa. Saya masih fokus untuk terhadap apa yang sedang saya jalani sekarang. Ada sih sebenarnya… saya pengen cepet lulus dan langsung ambil S2. Entahlah kenapa saya kepengen langsung ambil S2 dibanding kerja dulu. Kalau bisa sih beasiswa, walau saya juga masih belum tau beasiswa apa. Entah ambil S2 sambil kerja atau gimana. Masih serba buram sih untuk jangka panjang. Saya juga agak males lagian untuk berencana yang agak ngawang karena takutnya akan gagal lagi seperti dulu.

Ada yang punya pengalaman dapat beasiswa untuk S2 di luar negeri mungkin? kalau ada please share di kolom komentar karena saya paling kepo sama hal yang satu ini hahaha.

 

So, what my dreams right now?

lalaland.jpg

 

I don’t know… semua hal yang saya pikirkan terlalu abstrak.

 

Postingan ini sepertinya menjadi post terpanjang di blog ini ya hahaha. Mohon maklumi karena da banyak hal yang ingin saya ceritakan mumpung lagi libur dan saya ingin sekali melampiaskan beberapa hal yang masih terpendam didalam diri saya.

I hope you have a nice day! 😀

-FNFA-

Note: ngomong-ngomong kalau ada yang ingin bertanya sesuatu tulis di kolom komentar ya! 🙂

 

Iklan

9 thoughts on “Hello, My Name Is Firth

  1. Semua yg terjadi itu pasti untuk yg terbaik, walaupun ketika terjadi kita mungkin kecewa dan sedih banget. Tapi percaya aja, everything happens for (good) reasons!!

    Hahaha, dulu aku dapat beasiswa S2 dari Belanda 😝.

    Disukai oleh 1 orang

  2. Ya biasa aja mas klo tulisan tambah panjang. Sebenarnya klo disiplin menulis, maka otomatis tulisan kita semakin panjang dari hari ke hari.

    Saya dulu biasa posting sehari sekali 200 kata saja. Kemudian naik 300-400 kata. Trus gitu sampai 3000 kata. Sekarang membatasi diri untuk nulis kurang dari 1000 kata saja. Tapi pas pingin nulis panjang bisa sampai 2000 kata.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s