#1 Saudi Arabia Story

IMG20170124225138-01.jpeg

Well, halo semuanya! Lumayan lama juga ya saya tidak memposting apapun di blog ini. Saya baru saja pulang setelah menjalani Ibadah Umroh kemarin. Lumayan lama juga saya berada di Arab Saudi. Kalau saya tidak salah, saya berada di kota Madinah sekitar tiga hari, serta di kota Madinah sekitar lima hari. Perjalanannya cukup panjang karena saya harus menempuh sekitar sembilan jam perjalanan menggunakan Saudi Arabian Airlines. Capek juga ternyata duduk selama itu. Tadinya, saya berencana ingin memposting tulisan dab blogwalking saat disana melalui aplikasi wordpress di android. Tapi yang menjadi kendala adalah koneski internet yang lumayan sulit didapatkan

Saya pada awalnya berencana menggunakan koneksi wifi di hotel. Namun, entah kenapa koneksi internet di hotel sangat lambat. Saya juga sempat menggunakan paket internet roaming dari xl. Tapi hasilnya sama saja. Lambat banget… jadilah saya tidak memposting apapun hampir selama dua minggu.

Dalam perjalanan kali ini saya mendapatkan berbagai macam pengalaman menarik ketika sedang berada disana.

Saya tidak akan bercerita secara runtut mungkin ya. Saya hanya akan bercerita beberapa kisah yang menurut saya cukup menarik untuk diceritakan di blog ini. Nah, Saya akan mulai dari perjalanan pulang saya dari kota Jeddah menuju Jakarta.

Saya bersama keluarga saya pulang melalui Bandar Udara King Abdul Aziz,Jeddah. Terminal yang saya datangi ini katanya memang dikhususkan untuk melayani jamaah yang ingin melaksanakan ibadah haji serta umroh. Jadi terpisah dari bandara internasional biasa. Jadi yang ada di badara ini hanyalah para jamaah yang ingin melaksanakan ibadah haji serta umroh saja.

IMG20170124233544.jpg

Mengantri di imigrasi bandara

 

Ada sedikit cerita yang menarik ketika saya akan berangkat pulang dari Jeddah saat berada di Bandara. Jadi, saya beserta rombongan sudah bersiap di bandara untuk menunggu pesawat dari jam empat sore. Sebenarnya pesawatnya baru angkat berangkat pukul delapan malam. Namun untuk berjaga-jaga karena proses imigrasi dan masuknya koper agak lama, jadilah diputuskan untuk datang lebih awal datang.

Sekitar pukul tujuh, bis yang akan mengantar para penumpang menuju pesawat Saudi Arabia airlines mulai datang. Para penumpang pun mulai mengantri di depan pintu. Saya beserta keluarga saya juga mulai mengantri disana. Dengan keadaan yang cukup ramai, alur antrian mulai terasa janggal.

Beberapa saat kemudian, ada gerombolan orang yang datang dengan terburu-buru. Mereka mulai memaksa masuk ke antrian, sambil mengatakan bahwa mereka sudah telat dan akan ditinggal oleh pesawat. Mereka mulai membuat baris baru di pinggir baris yang sudah ada. Saya yang sedang mengantri dari tadi mulai heran. Lah ini orang kok udah telat mau ditinggal pesawat kok seenaknya menerobos antrian orang? Sejujurnya saya juga tidak terlalu peduli jika mereka ditinggal pesawat toh itu murni kesalahan mereka. Kenapa juga tidak datang ke bandara lebih awal?

Yang agak heran adalah salah satu dari mereka  terus berteriak memaksa menorobos barisan. Dan salah satu pimpinan mereka mulai mencoba berbicara pada petugas bandara untuk memperbolehkan mereka duluan masuk ke bis yang akan mengantar ke Peswawat.

Saya agak heran, kenapa mereka telat tapi kok masuk ke bis yang sama dengan saya. yang saya maksud adalah dengan kata lain ada kemungkinan mereka sebenarnya menaiki pesawat yang sama dengan saya kan?

Walau begitu, setelah bernegosiasi cukup lama dengan petugas. Akhirnya mereka dengan seenaknya masuk ke bis duluan. Ketika beberapa orang memprotes, mereka tetap saja bersikeras bahwa mereka sudah telat dan akan ditinggal pesawat. Well, thats a little bit weird. Dengan muka nge-sok nya mereka akhirnya masuk ke bis. Beberapa saat kemudian barisan saya mulai maju untuk keluar dan masuk ke bis. Dan tebak kawan-kawan, setelah diterobos oleh para orang-orang tadi. Barisan saya mulai akan di terobos oleh beberapa orang yang ada di sebelah saya. Ya saya mulai protes, mereka seharusnya mengantri juga dong. Lagi pula, saya juga udah ngantri lama dari tadi. Lah ini orang enak aja mau nerobos barisan.

Akhrinya dia diam saja, dan mundur perlahan.

Heuh gimana sih ngeselin.

Setelah masuk ke Bis, benar saja. Saya satu bis sama rombongan yang nyerobot antrian tadi. Duh keselnya minta ampun ini orang minta duluan masuk, melas-melas bilang kalau udah mau ketiggalan pesawat. Lah ujung-ujungnya satu bis sama dengan saya yang dari tadi ngantri dengan benar 😦

Singkat kata, setelah sampai di pesawat saya. Ternyata mereka ikut turun juga. Ketika saya perhatikan waktu masuk pesawat. Ternyata mereka menaiki pesawat yang sama dengan saya… :p

Agak kesel juga sih ya kenapa kebiasaan buruk masih aja di bawa-bawa padahal lagi engga di Indonesia. Ini masih mending  yang di perlakukan seperti itu sesama orang Indonesia lagi. Tapi apa jadinya kalau malah orang asing yang diperlakukan seperti itu? Yang ada nama baik Indonesia jadi buruk di mata orang-orang asing. Jujur saya heran kenapa mereka engga bisa bersabar dikit aja untuk mengantri.  Ya ujung-ujungnya juga bisa duduk di kursi pesawat juga engga sih?

Ketauan kan siapa tadi yang nge-les kalau udah mau ketinggalan pesawat padahal pesawatnya sama aja kaya pesawat saya yang jelas-jelas  take off nya masih lama hahahaha.

Itulah sepenggal kisah yang saya miliki dari perjalanan pulang dari Kota Jeddah menuju kota Jakarta. Masih ada beberapa kisah yang akan saya ceritakan di postingan berikutnya! 🙂 Ada yang punya cerita menarik ketika sedang dibandara juga?

-FNFA-

Iklan

12 thoughts on “#1 Saudi Arabia Story

  1. anindyarahadi berkata:

    kejadian gini sering sih apalagi kemaren pas masih kerja kan sering banget naik pesawat
    ngelus dada lihat orang macem gini, kampungan itubukan soal daerah asal tapi attitude
    soalnya aku yang asalnya dari kampung aja gak gitu 😀

    Disukai oleh 1 orang

  2. shiq4 berkata:

    Wa ha ha….. Orang indonesia udahh biasa gak disiplin sama waktu. Klo kejadian diatas sih cuma akal-akalan doang. Itu termasuk bohong apa nggak ya? Atau klo berprasangka baik mereka emang takut telat karena merasa jadwal keberangkatan udah mepet. Lagian mestinya mereka datang lebih awal klo takut terlambat.

    Disukai oleh 1 orang

    • fahrizinfa berkata:

      Makasih banyak ka Zilko! XD iyaa 😦 katanya kalau di arab emang gitu kak Zilko budaya antrinya engga ada sama sekali… waktu lagi di restoran juga sama aja kaya gitu 😦

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s