Jet Lag

IMG20170126095924-01.jpeg

Beberapa hari belakangan entah kenapa jadi benar-benar agak padat sekali untuk saya. Saya harus bisa memusatkan kembali fokus saya kepada perkuliahan. Tapi entah kenapa pikiran saya masih melayang-layang entah dimana disaat saya harusnya fokus dengan kuliah. Saya memang masih belum bisa benar-benar move on dari perjalanan saya ke Arab Saudi kemarin.

Pada hari-hari awal saya sampai di Indonesia, jadwal tidur saya jadi benar-benar tidak teratur. Saya sama sekali tidak merasa mengantuk padahal waktu sudah menunjukan pukul dua belas malam. Mata sama sekali masih belum terasa berat. Padahal sudah saya paksakan untuk tidur, tapi tetap saja saya masih tidak bisa tertidur juga. Mungkin ini semacam efek dari perjalan saya kemarin kali ya, karena ada perbedaan waktu antara Arab Saudi dengan Indonesia sekitar empat jam. Jadi saya masih agak teler gimana gitu ketika sampai di Indonesia karena waktu di Indonesia itu lebih cepat.

Saya sampai di Indonesia pada hari Rabu sekitar jam tujuh pagi kalau tidak salah. Setelah itu saya langsung berangkat menuju Bandung. Jadi ceritanya, masa perkuliahan saya juga ketika saya sampai di Indonesia itu sudah dimulai. Perkuliahan dimulai sekitar seminggu sebelumnya. Saya ada kelas hari kamis besoknya, jadi saya harus segera pulang ke Bandung.

Dan bisa ditebak bagaimana keadaan saya selama dikelas besoknya hahaha….

Saya masih tidak bisa konsentrasi mengikuti perkuliahan, belum lagi pada hari kamis itu saya ada tiga kelas yaitu Akuntansi Manajemen,Akuntansi Sektor Publik, dan Manajemen Keuangan 2. Badan saya sudah berada di bangku kuliah, tapi jiwa saya masih ada di Madinah dan Mekkah hahahaha.

Untungnya minggu itu saya hanya hari kamis saja ada kelasnya. Jadi besoknya saya bisa istirahat lagi. Penyesuaian waktu tidur saya masih terus berlangsung hingga hari ini. Jadi dari hari kamis minggu lalu saya masih berusaha mengatur kembali jam tidur dan jam bangun. Biasanya saya bisa bangun sekitar jam tiga pagi, tapi ketika baru pulang saya selalu terbangun jam lima lebih.  Selama saya berada di kota Mekkah dan Madinah, Jam tidur saya memang agak tidak menentu. Biasanya saya baru pulang dari Masjid setelah shalat isya itu jam sebelas malam. Karena biasanya setelah selesai Shalat saya tidak langsung pulang ke hotel. Susana di sana sangat nyaman sekali untuk beribadah.

Well, ketika saya pulang juga saya sudah di sibukan dengan berbagai macam tugas kelompok yang menumpuk. Jadi sejujurnya saya juga agak stress belakangan ini hahaha. Saya juga masih mencoba melakukan rutinitas yang biasa saya lakukan secara berkala kembali. Apakah ini yang disebut Jet Lag ya?

Kalau teman-teman ada yang pernah ngalamin hal semacam ini juga kah?

-FNFA

Iklan

10 thoughts on “Jet Lag

  1. Kalau pengalaman di atas dalam dunia kedokteran gangguan tidurnya karena terganggunya ritme sirkadian. Biasanya akan lebih mudah menyesuaikan ke jadwal tidur sebelumnya dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung zat melatonin agar lebih mudah tidur. Contohnya minum susu sebelum tidur. Tapi sekalipun tidak melakukan usaha cepat atau lambat bakal kembali ke ritme sebelumnya kok. Klo udah terlalu lama nggak kembali tidur ke jam normal bisa mengkonsumsi obat tidur agar ritme tidurnya kembali seperti sebelumnya.

    Disukai oleh 2 orang

  2. Haha, ya memang begitu efek dari jetlag. Makanya ketika membuat jadwal perjalanan jauh melalui beberapa zona, biasanya aku sediakan waktu 1-2 hari untuk recover, terutama di perjalanan eastward (ke arah timur). Bisa teler kalau langsung beraktivitas!!

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s