The Past and The Future

IMG20170323122851-01.jpegHal yang satu ini selalu terjadi pada saya setiap kali minggu ujian selesai. Semua beban yang ada sebelumnya terasa melayang. Akhirnya hari-hari tenang datang. Yang ada di pikiran saya kebanyakan adalah untuk bersantai dan menenangkan diri dari semua hal yang berhubungan dengan kuliah. Dan akhinya, ketika realita itu kembali datang beberapa hari kemudian. Saya masih terjebak didalam sebuah realitas lain yang saya buat sendiri dalam ketenangan yang fana.

Dan menyebalkannya saya masih tetap terjebak dalam realitas fana itu hingga saat ini.

Saya sudah berencana untuk melakukan hal ini dan itu mulai dari membuat rangkuman setiap mta kuliah, kembali latihan soal untuk beberapa mata kuliah yang cukup berat seperti akuntansi keuangan lanjut 1. Namun sampai saat ini saya masih belum juga melakukan satu pun dari semua hal yang sudah saya rencakan sebelumnya. Terdengar klise, tapi rasanya ada beberapa hal yang membuat semangat saya agak pudar untuk melakukan itu semua.

Have you ever loss your spirit to do something? Like there’s something which make you doesn’t want to do anything?

Well, I can’t tell you the whole reason why I feel this way.  I think this song can describe my feeling right now.

 

Ada suatu hal yang agak menggangu saya akhir-akhir ini dan berujung membuat saya malas melakukan apapun. Seperti halnya weekend kemarin, Saya benar-benar tidak produktif. Hampir seharian waktu yang saya miliki kebanyakan saya gunakan untuk menatap layar smartphone. Saya sama sekali tidak mencicil satupun tugas yang saya miliki padahal semua waktu luang itu bisa dipakai untuk mengerjakan beberapa diantaranya.

Antara kesal dan sedih sendiri mulai dari hari jumat sampai hari minggu engga ada satupun hasil yang saya dapat. Penyesalan selalu datang terlamba ya, entah sudah berapa banyak waktu yang saya buang untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. Saya memiliki satu masalah yang sampai saat ini masih belum bisa saya selesaikan. Entahlah, saya selalu kesulitan untuk fokus dalam mengerjakan suatu hal. Ambilah satu contoh ketika saya belajar sebelum ujian kemarin.

15 menit pertama masih sadar dan serius menghafal materi ujian

15 menit setelahnya mulai resah dan engga konsen baca materi

15 menit kemudian mulai buka smartphone  cek apakah ada notif baru?

Dan sisanya malah tiduran di kasur sambil timeline Instagram 😦

Temen-temen pernah ngalamin hal yang sama engga…?

 

Kadang suka sedih sendiri kalau udah terjadi seperti itu. Biasanya saya mulai kesulitan sendiri memulai untuk kembali belajar. Well, smartphone is like a poison for me. Situasinya agak berbeda dengan waktu saya masih smp dulu. Waktu saya masih smp dulu bisa dibilang hp saya masih biasa saja yaitu nokia yang bisa di slide. Saya masih berhubungan dengan teman saya hanya melaui telfon maupun sms saja. Dan itu berjalan sampai saya kelas 10 SMA.  Selama periode itu, saya bisa melakukan rutinitas dengan cukup teratur. Bangun pagi sekitar jam 2-3 pagi, kalau sempat ambil air wudhu dulu dan shalat tahajud sebentar. Lalu saya biasanya mulai menyalakan radio untuk mendengarkan lagu.

Nokia-C2-03-Touch-and-Type-Mobile-Phone.jpg

Nokia C2 yang saya pakai dulu

Saya biasanya mendengarkan radio Ardan FM. Awalnya saya suka denger radio Delta juga. Tapi Delta tuh lagunya ga pernah ganti tiap pagi kaya rekaman gitu. Jadi saya bosen kan hahaha. Beda dengan Ardan yang lagunya lebih bervariasi dan ada sesi dengan penyiar juga yang menemani pagi buta yang sunyi itu. Jadi berasa ada yang nemenin belajar gitu deh hahahaha. Acara di radio Ardan setiap pagi itu ada sesi curhat pendengarnya, jadi asik juga belajar sambil denger curhatan orang hahaha. XD

Selama menggunakan nokia itu hidup saya bisa dibilang agak……ansos (engga juga sih sampai sekarang juga masih ansos). Jadi ceritanya kan waktu kelas X SMA saya masih pakai nokia itu, jadi setiap ada acara kelas saya selalu di sms saya teman dekat saya mengenai acara kelas. Padahal waktu itu kan teman saya kebanyakn sudah pakai smartphone dan aplikasi chat Line sudah populer. Padahal ada group kelas gitu tapi kan saya belum pakai android jadilah ga tau info apapun. Ada enaknya juga sih sebenarnya, jadi tenang aja tampa adanya notifikasi yang harus di cek. Kalau belajar engga ada gangguan sama sekali. Tapi engga enaknya kalau saya ada materi yang kurang ngerti jadi agak kagok juga mau nanya ke teman saya lewat sms yang jelas-jelas lebih mahal dibandingkan chat via aplikasi Line.

Akhirnya setelah naik ke kelas 11 saya mulai menggunakan android juga. Well as you know, semuanya mulai berubah. Saya mulai meninggalkan radio karena saya lebih sering mendengarkan lagu via aplikasi musik. Dengan adanya banyak aplikasi di play store, saya juga mulai sering keblablasan tidur terlalu malam dan berakhir dengan sulitnya saya untuk bangun pagi seperti dahulu.

Mungkin ada saatnya saya harus mencoba melepaskan handphone saya sesekali ya. Untuk mengatasi ketergantungan itu terkadang kalau sedang musim ujian saya selalu ‘menghilangkan’ handphone saya untuk sementara waktu di tempat terpencil sehingga membuat saya malas untuk mengambilnya. Tidak terlalu efektif sih.. tapi lumayan membantu mengurangi gangguan dalam belajar.

Inget SMA, jadi inget masa-masa dimana saya berjuang untuk mencapai salah satu impian saya dan berakhir gagal :’)

Move on isn’t as easy as you want to. But sometimes, it’s okay not to move on from the past because my past can be my reminder what I’ve been through before. So, I can fight for my future

Oke quotes macam apa itu yang saya tulis ya hahaha.

Sampai saat ini saya masih tetap berada dalam fase pencarian. Pencarian sebuah tujuan baru yang entah kapan akan berakhir.

-FNFA-

 

Iklan

8 thoughts on “The Past and The Future

  1. shiq4 berkata:

    Mungkin masalah utama terletak di motivasi belajarnya. Semacam pertanyaan untuk apa saya belajar?

    Akan lebih mudah klo masang target yg lebih tinggi dari kdmampuan. Misalnya ip semester lalu dapat 3,4 nah semester ini harus dapat 3,7. Pokoknya pikirkan terus targetnya. Dan berusaha semaksimal mungkin mendapatkannya. Tapk masing2 orang punya kepribadian yg berbeda, jadi cara ini gak selalu manjur.

    Disukai oleh 1 orang

  2. anindyarahadi berkata:

    aduh keren banget future auditor kita ini *eh hahaha kakak nggak tau sih kamu pengen kerja dimana nanti
    males itu manusiawi makanya kita perlu set goals dan bikin prioritas *omongan gue tua banget gak sih? XD

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s