First Day

IMG20170714072637-01.jpeg

For everyone, the first day of everything is really important. Whether is because they feel stress out or nervous to face it. Hari pertama selalu meninggalkan sebuah kesan tersendiri yang kemungkinan besar akan sulit dilupakan dalam jangka waktu yang lama. Dan memori tersebut akan tetap ada sampai kapanpun, dan mungkin suatu saat nanti bisa menjadi bahan obrolan dimasa yang akan datang.

For some of people, this day is their first day to start their life. Kebanyakan sih anak-anak sekolah dasar, menengah pertama, atau menengah atas yang sudah mulai masuk sekarang. Kalau saya ingat-ingat lagi, hari pertama saya sewaktu masuk smp dulu membuat saya merasa agak stress. Engga ada satupun orang yang saya kenal saat itu, teman sd saya tak ada satupun yang masuk ke smp yang sama seperti saya. Bener-bener ga kenal siapapun deh.

Saya sempat merasa stress sampai beberapa bulan kemudian. Saya sama sekali engga punya teman dekat sewaktu kelas tujuh. Saya memang bukanlah tipe anak yang gampang dekat dengan orang. Butuh waktu yang cukup lama bagi saya untuk bisa dekat dengan seseorang. Saya baru bertemu dengan teman yang benar-benar pas itu kelas delapan. Yang artinya satu tahun semenjak pertama kali saya menginjakan kaki di smp. Lama juga ya kalau dipikir-pikir lagi hahaha.

Selama masa menyendiri di kelas tujuh itu, yang saya lakukan hanya mencoba menyesuaikan diri dengan keadaan dengan cara banyak menulis. Saya mulai menulis journal untuk melampiaskan rasa stress di masa awal smp dahulu. Yang akhirnya malah mempertemukan saya dengan dunia blog. Melalui blog rasa stress saya bisa mulai berkurang.

Well, masa-masa awal smp saya memang agak aneh jika dibandingkan orang lain ya hahaha.

Kalau masa awal sma bisa dibilang saya engga stress kaya waktu smp sih. Waktu masuk sma saya sudah kenal dengan beberapa orang jadi engga merasa terasingkan banget kaya waktu smp. Ada teman yang bisa membantu saya untuk bisa berbaur dengan banyak orang disana.

 

How about the first day in the college?

Buat yang satu ini… hmmm…. gimana ya..

Oke kayanya untuk kuliah bisa saya bagi jadi dua waktu. Ketika masa ospek gabungan/ospek fakultas dan masa mulai kuliah.

I will honest with you about my feelings when I must to come to the college for student orientation.

I feel completely sad at that day.

I can’t even hide my feelings at that time.

Yaaa mohon dimaklum namanya juga masih sedih gitu deh karena beberapa hal (kalau yang sudah ngikutin saya dari awal pasti tau sebabnya kenapa saya merasa sedih banget). Awalnya sih ospek gabungan masih terasa menyenangkan, banyak didalem ruangan. Lihat pengarahan dari dosen, liat promosi unit kegiatan mahasiswa dan beberapa acara lainnya. Ini masih pas ospek gabungan semua fakultas ya hidup masih terasa bahagia ceria. Kalau ga salah osgab tuh satu hari deh.

Nah, setelah ospek gabungan selesai dan ditutup dengan upacara penutupan kalau tidak salah. Tiba-tiba, anak-anak himpunan dari fakultas teknik (Sipil dan arsitektur) mulai rusuh. Saya yang saat itu berdiri jauh banget dari kumpulan anak-anak teknik cuma bisa ngintip dikit-dikit ada apa sih itu. Anak himpunan teknik sipil mulai teriak gajelas terus ada suara sirine yang keras banget di tempat anak-anak teknik berkumpul.

Well, welcome to ospek fakultas 🙂

Saya juga sampai sekarang masih ga ngerti sama yang dilakukan anak-anak sipil. Tapi, ospek anak-anak sipil tuh emang udah terkenal agak berbeda dibandingkan dengan ospek fakultas lain.

Berhubung saya mah anak ekonomi, saya sempat mikir ‘yes pasti ga terlalu rusuh kaya anak sipil lah ya’. Anak-anak ekonomi digiring ke lapangan yang ada di dekat gedung ekonomi. Nama acara ospek anak ekonomi itu Attraction. Udah lupa deh itu kepanjangannya apa hahaha. Saya dikumpulkan dengan anak-anak lain dari jurusan akuntansi, manajemen, ekonomi pembangunan, dan manajemen perusahaan. Awalnya sih masih seneng-seneng. Panitianya sangat murah senyum, ketawa disana sini. Inget banget lagu yang dipasang saat itu “Bang Bang Bang” nya Big Bang.

Beberapa menit kemudian, suara sirine bunyi lagi.

Yap, let’s say hello to penegak disiplin sodara-sodara.

Mereka masuk ke lapangan bergerombol. Setiap anggota penegak disiplin udah pasang muka serius nan galak. Dan mereka mulai memperhatikan setiap mahasiswa baru mencari kemungkinan kesalahan yang mereka lakukan.

” liat kemana?”

” Berdiri yang tegak!”

” Itu rambut kamu di cat ya?”

“Kamu marah sama saya?”

” Ngapain liat-liat saya hah?”

Sumpah ya, ini orang sensi amat deh. Semua yang dikerjain salah semua hahaha. Saya mah cuma bisa berdiri tegak sambil menatap kosong. Kalau ada penegak disiplin lewat pura-pura liat lurus kedepan. Padahal mah dalem hati kesel sendiri sama mereka hahaha. Pertama kalinya di ospek ketemu orang-orang aneh yang sensinya minta ampun.. 😦

Lalu suara sirine bunyi lagi, dan para penegak disiplin pergi. Dan paniti yang gembira kembali untuk ngasih tugas buat besok harinya yang banyak banget.

Ada satu hal yang saya ingat sekali dari tugas ini. Bikin name tag.

Bukan nametag biasa kawan, name tag besar berbentuk segi lima (yang ada ukurannya secara detail) yang harus dikasih kertas warna dengan berbagai ukuran juga, harus ada lambang setiap jurusan, harus benar bentuknya, ukuran talinya juga harus sesuai kriteria, nametag nya bukan cuma satu tapi ada dua buat di depan dan belakang. Di nametag belakang harus ada wadah tersembunyi dibelakangnya, name tag depan harus ada nama,jurusan,nomor hp, serta foto ukuran tertentu (sekalian aja ktp tempel disitu deh kesel -_-.

Seriusan, namtag jurusan di ospek fakultas ekonomi itu yang paling ribet dan detail dibandingkan jurusan lain. Kadang suka iri pas liat anak hukum atau fisip yang name tag nya cuma sekedar kertas di laminatin terus kasih nama,npm, jurusan… 😦 😦

Name tag ini bakal dipakai selama hari kedepannya.

Name tag ini juga yang bikin saya dan teman sekelompok ga tidur gara-gara bikin name tag yang ribet banget kriterianya.  Kalau saya menemukan foto nametag nya nanti saya share disini.

Hari kedua setelah semalaman bikin name tag, bangun tidur (cuma tidur setengah jam) saya masih teler banget. Mandi sama sarapan aja antara sadar dan engga hahaha jiwanya masih berterbangan entah dimana. Sempet kepikiran buat ga ke kampus untuk lanjut ospek. Tapi pas ngeliat name tag yang dibikin semaleman… oke mari kita berangkat. Hari-hari selanjutnya masih tetap sama. Panitia penghibur datang ngasih semangat, terus tiba-tiba panitia disiplin dateng buat mencari dosa setiap anak baru. Kalau ada yang salah bawa tugas, mulai teriak aja tuh penegak disiplin. Yah initinya anak baru itu penuh dengan kesalahan bagi mereka hahaha.

 

That’s the first part of my college story.

Selanjutnya hari pertama masuk ke kelas kuliah. Agak absurd sih hari pertama masuk kuliah. Saya hari itu hanya ada satu mata kuliah aja yaitu ekonomi mikro. Dan ternyata setelah saya tunggu beberapa saat, ternyata dosennya engga ada 🙂 Dan dosen ini tetap rajin skip kelas sampai semester satu berakhir.

Iya, yang rajin skip kelas malah dosennya bukan mahasiswanya hahaha. Dia malah cuma ngasih tugas aja. Dosen macam apa ini pula yang saya dapatkan sedih. Enak sih jadi banyak waktu kosong, tapi jadi ribet sendiri pas ujian karena dosennya ga ngajarin apa-apa. Belum lagi banyak materi yang ketinggalan. 😦

 

Thats the story about my first day, how about yours?

-FNFA-

Iklan

4 thoughts on “First Day

  1. shiq4 berkata:

    Klo saya dari dulu suka sendiri mas fahrizinfa. Di smp, sma sampai kuliah saya lebih nyaman sendiri. Pernah sih bergaul gitu, cuma sayanya sering terganggu dan nggak nyaman saja. Pokoknya selalu nyari alasan buat melarikan diri ha ha ha……

    Kayaknya masa awal smpnya saya juga sering ngalamin. Cuma karena saya introvert, saya nggak sampai strees, justru tetap baik-baik saja meskipun kadang juga pingin ngobrol dengan orang lain.

    Disukai oleh 1 orang

    • fahrizinfa berkata:

      Kadang saya juga suka menyendiri juga kalau lagi tidak enak hati, tapi untuk beberapa keadaan memang lebih enak sendiri dari pada berkumpul dengan banyak orang ya 🙂

      Suka

  2. zilko berkata:

    Wah, osgabnya cuma sehari ya? Dulu sewaktu zamanku (kayak berasa udah lama banget aja 😛 ) kalau nggak salah sekitar tiga hari. Sampai ada mars dan hymne osgabnya juga. Untuk ospek fakultas mah memang jauh lebih bikin sengsara daripada osgab. Memang bikin lebih akrab dengan teman seangkatan sih, hahaha 😆 . Apalagi dulu jurusanku kan memang jurusan kecil dalam segi jumlah mahasiswa, sehingga efeknya memang cukup terasa.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s