#4 Wisata Gunung Bromo

IMG20180620055018-01.jpeg

Dalam perjalanan mudik pada tahun ini, saya tidak hanya mengunjungi kota Surabaya sebagai destinasi utama. Saya juga sempat mampir di beberapa kota seperti semarang dan Malang. Sebenarnya ada satu destinasi yang sudah sempat saya dan keluarga saya rencanakan untuk dikunjungi semenjak tahun lalu. Namun karena satu dan lain hal rencana tersebut akhirnya kami tunda. Sampai akhirnya pada tahun ini kami bisa mengunjungi destinasi tersebut yaitu Gunung Bromo!

Setelah dari kota Surabaya, kami sempatkan untuk pergi ke Kota Malang yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kota Surabaya melalui jalan tol. Kami sampai di kota Malang pada hari Minggu siang. Saya dan keluagra memutuskan untuk langsung pergi ke hotel untuk beristirahat sebelum berangkat ke gunung bromo pada pagi hari esok harinya. Oh iya untuk paket ke Gunung Bromo yang kami ambil melalui koneksi dari hotel. Sebenarnya bisa saja memesan paket perjalanannya melalui traveloka. Namun rasanya lebih mudah melalui koneksi yang disediakan oleh pihak hotel. Untuk biaya paket perjalanan menuju Gunung Bromo yang diambil besarannya sejumlah Rp.2000.000. Ini paket untuk lima orang sebenarnya, jadi satu orangnya sekitar Rp.400.000. Namun karena kami hanya berempat, maka tarif satu orangnya sejumlah Rp.500.000.

Dalam paket ini sudah termasuk kendaraan untuk pulang dan pergi ke Gunung Bromo ( kalau berdasarkan penjelasan nya awalnya dari hotel akan dijemput dengan mobil Avanza, nantinya setelah mendekati area Gunung Bromo akan dilanjutkan dengan mobil seperti Suzuki Katana, Jeep, dan sejenisnya), beberapa snack beserta minuman. Untuk paket yang disediakan travel lain mungkin bisa teman-teman cek di traveloka yaa!

Saya memutuskan untuk tidak tidur sama sekali pada malamnya karena rasanya nanggung banget kalau tidur karena saya akan berangkan pada jam 12 tengah malam. ย Saya dan keluarga mulai bersiap di lobby hotel sekitar jam 11.30 malam. Saya mengenakan kaos lengan panjang, hoodie, sarung tangan, serta sorban yang saya kenakan di leher .

IMG20180619235545.jpg

Mobil yang menjemput saya, kalau tidak salah ini namanya suzuki katana

Sekitar puku 11.54 malam mobil yang menjemput keluarga saya akhirnya datang juga. Awalnya saya merasa agak kaget karena saya langsung dijemput dengan mobil suzuki ini, padahal pada katalog mengatakan kami akan dijempu dengan Avanza terlebih dahulu. Namun pada akhirnya kami memakluminya dan langsung masuk kedalam mobil. Sejujurnya saya tidak terlalu memperhatikan jalan pada malam itu. Alasannya adalah saya tertidur dengan nyenyak hahaha. Kebiasaan aneh saya adalah setiap kali saya duduk dikursi paling depan, saya pasti akan otomatis tertidur. ๐Ÿ˜€

IMG20180620005648.jpg

Mobil yang kami tumpangi mendadak tidak bisa berjalan melalui jalan yang menanjak

Di tengah perjalanan akhirnya saya terbangun karena ada yang aneh dengan mobil yang saya tumpangi. Ketika kondisi jalan mulai menanjak dan jalanan mulai tidak rata, mobil saya entah kenapa tidak bisa maju. Seperti nge stuck gitu deh mobilnya. Horornya saya sedang ada di tanjakan, driver yang mengantar saya akhirnya mencoba untuk mundur perlahan menuju jalan yang lebih rata. Ketika saya perhatikan ketika bapak drivernya menginjak rem, sepertinya mobilnya tidak berhenti sama sekali.

Hmmmm oke what’s going on here…

Sepertinya ada masalah dengan sistem penggerak ban nya. Jika dipaksakan tetap menggunakan mobil itu akan berbahaya banget. Akhirnya saya dan keluarga saya harus menunggu untuk mobil pengganti sekitar setengah jam lebih. Tempat saya menunggu itu sepi banget bahkan lampu jalan yang ada hanya berasal dari rumah warga disekitar sana.


 

IMG20180620034352.jpg

Pintu gerbang masuk ke kawasan Gunung Bromo

Singkat cerita kami sampai di kawasan Taman NAsional Bromo Tengger Sumeru sekitar pukul 3.43 pagi. Rasa dingin mulai terasa saat saya sampai disana, apalagi pada saat itu gerimis. Kondisi di gerbang masuk ini sangat ramai penuh dengan berbagai pengunjung yang mengantri untuk masuk kedalam kawasan Gunung Bromo. Mulai dari pengunjung yang menggunakan motor maupun mobil berkumpuk disini untuk membeli tiket terlebih dahuku yang berada di sisi kanan jalan. Dengan kondisi pintu gerbang masuk yang hanya ada satu buah ini menyebabkan para pengunjung berebut masuk kedalam kawasan.

Setelah itu saya diantar setengah jalan oleh bapak yang mendampingi keluarga saya karena keadaan jalan disana mulai padat dengan mobil-mobil lain yang parkir disisi jalan yang sempit dan jalan juga mulai macet dengan pengunjung lain yang memaksa menggunakan mobil untuk pergi ke tempat yang lebih tinggi. Setelah itu kami memutuskan untuk jalan ke bukit yang ingin kami tuju yaitu Bukit Cinta. Bukit Cinta merupakan salah satu tempat yang bagus untuk melihat sunrise. Kami sempat ditawari beberapa driver ojek setempat untuk naik ke bukit cinta. Mereka agak memaksa gitu deh dan seperti melebih-lebih kan bahwa jarak keatas tuh jauh banget. Jadilah kami memggunakan jasa ojek setempat untuk naik pergi ke Bukit Cinta.

Well… ternyata engga sejauh itu jarak menuju keatas. ๐Ÿ˜ฆ

Tarif ojek setempat menurut saya agak overprice untuk jarak yang tidak jauh. tarif yang dikenakan pada saya adalah sekitar Rp.40000 (padahal kalau ibarat naik grab, kayanya hanya Rp.5000 aja deh. Tapi kan tidak ada grab ya disana hahaha). Itu juga setelah ditawar beberapa kali. Saya tidak merekomendasikan untuk menggunakan jasa mereka, dengan berjalan kaki juga bisa kok sampai di bukit Cinta maupun bukit lain yang ada disana.

IMG20180620052943.jpg

Kondisi Bukit Cinta pada saat Sunrise mulai terlihat

Bukit Cinta sudah dipenuhi oleh pengunjung ketika saya sampai disana. Mungkin karena Bukit Cinta ini merupakan lokasi paling dekat dari pintu gerbang jika dibandingkan bukit lainnya seperti bukit Kingkong atau Puncak Penanjakan. Saya tidak terlalu tertarik dengan Sunrise nya sih, saya lebih tertarik untuk mengambil foto Gunung Bromo yang berada disisi kanan saya jika dilihat dari foto diatas.

IMG20180620055001.jpg

Gunung Bromo yang indah! ๐Ÿ˜€

Setelah dari Bukit Cinta, kami pergi ke Padang Rumput Savana, pasir Berbisik, serta Bukit Teletubies.

IMG20180620071208.jpg

Bungaย Edelweiss

IMG20180620075551.jpg

Bukit Teletubies

Pemandangan di kawasan Gunung Bromo bagus banget untuk menjadi spot foto lho! Intinya jangan lupa membawa kamera ketika berkunjung disini, atau menggunakan kamera dari handphone juga bisa. Ngomong-ngomong soal bunga Edelweiss yang saya beli harganya kalau tidak salah Rp.50000. Agak mahal sih untuk ukuran bunga saja, namun kapan lagi ya bisa membeli bunga Edelweiss haahaha.

That’s my bromo trip story! Saya memang sengaja memasukan trip ke bromo ini kedalam series Surabaya Trip karena Gunung Bromo ini memang masih termasuk kedalam list tempat yang ingin saya kunjungi dalam perjalanan mudik kali ini. Semoga tahun depan saya bisa berkunjung ke tempat-tempat menarik lainnya juga yaa! ๐Ÿ˜€

 

-FNFA-

 

 

Iklan

6 respons untuk โ€˜#4 Wisata Gunung Bromoโ€™

  1. zilko berkata:

    Ah berarti ini ke Bromonya one-day trip begitu ya? Berangkat dari hotel tengah malam dan kembali di sore/malam hari setelahnya? ๐Ÿ˜€

    Gunung Bromo memang keren ya! Terakhir aku kesana adalah … 20an tahun yang lalu! Hahaha ๐Ÿ˜† . Dulu dari atasnya aku berfoto dari Penanjakan, dan pemandangannya itu lho, menakjubkan banget!!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s