DIY: Bullet Journal

IMG20180602105943-02.jpeg

It’s been a long time since the last time I write about “Do It Yourself” on my blog. Bisa dibilang postingan Do it Yourself  kali ini masih memiliki hubungan dengan postingan sebelumnya yang masih berkaitan dengan planner. Hanya saja sekarang sistem yang saya pakai adalah bullet journal. Berbeda dengan DIY sebelumnya dimana saya menggunakan layout-layout yang sudah disediakan di beberapa web untuk membuat planner. Pada kesempatan kali ini saya ingin sharing mengenai cara membuat bullet journal.

So, what is Bullet Journal?

Jika mengacu kepada situs resminya, bullet journal (biasa disingkat menjadi “bujo”) dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terorganisir yang dapat digunakan untuk menuliskan to do list, diary, maupun catatan yang kita perlukan. Kalau versi saya, bullet journal merupakan sebuah sistem  yang bisa membantu kehidupan kita sehari-hari. Tidak hanya sekedar untuk merencanakan suatu hal (planning) namun bisa juga digunakan sebagai sistem diary/catatan harian dalam kehidupan kita. Penggunaan sistem bullet journal bisa dibilang sangat fleksibel karena dapat disesuaikan dengan keperluan masing-masing orang yang menggunakannya.

Yang pertama kali mencetuskan sistem bullet journal ini adalah Ryder Carroll. Ia merupakan seorang digital product designer yang berasal dari New York.  Berdasarkan hasil wawancaranya di BBC, Bullet Journal merupakan salah satu cara yang digunakan Ryder Carroll untuk mengatasi kesulitannya dalam memperhatikan suatu hal dan mencatat ketika ia masih sekolah dahulu. Bullet Journal membantunya agar bisa lebih terorganisir dalam mengatur kehidupannya.

How to start bullet journal?

Cukup mudah sebenarnya untuk memulai bullet journal. Alat yang perlu disiapkan untuk membuat bullet journal yaitu notebook, pen, pensil, penggaris, penghapus, serta alat tulis lain. Terdapat beberapa jenis motif kertas yang bisa digunakan yaitu plain (polos), grid (kotak-kotak), dan dot (titik-titik). Pilih jenis kertas sesuai dengan selera masing-masing. Kalau saya biasanya menggunakan notebook dengan kertas grid karena lebih terasa rapih dan teratur.  Kalau teman-teman lihat di situs resmi bullet journal Ryder Carroll, ia menggunakan notebook dengan motif dot yang dirilis oleh Leuchtturm 1917. Namun saya engga terlalu merekomendasikan notebook tersebut karena harganya yang terlampau mahal hahaha.

Saya menggunakan notebook grid yang saya beli di Muji. Notebook keluaran Muji memiliki kualitas kertas yang bagus karena tahan dengan berbagai jenis tinta. Kertasnya bahkan tahan dengan tinta dari fountain pen tampa tembus sama sekali . Insert (notebook) yang saya pakai didalam travelers notebook saya berasal dari Muji juga. Notebook muji yang saya pakai sekarang harganya sekitar Rp. 20.000 untuk ukuran A6 grid. Yang pasti teman-teman bisa membuat bullet journal dengan notebook apapun yang teman-teman miliki! 😀

IMG20180602111137.jpg
Notebook untuk bullet journal yang dibelakang adalah notebook muji, sedang

Sebenarnya ada banyak sekali model/layout bullet journal yang bertebaran sekarang, terutama di dalam komunitas studygram yang terdapat di instagram. Namun, terdapat model/layout original dari web bullet journal yang dikenalkan oleh Ryder Carroll yaitu index, future log, monthly log, dan daily log. Oh iya, sekali lagi saya ingatkan model maupun layout yang saya jelaskan disini bersifat optional. Jadi tidak harus persis seperti apa yang saya jabarkan karena penggunaan model/layout ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

Index

IMG20180602105706.jpg

Index  merupakan daftar isi dari keseluruhan bullet journal yang sudah kita buat. Fungsi utama dari index adalah untuk memudahakan kita dalam mencari bagian-bagian tertentu dari bullet journal kita seperti monthly log, weekly spread, maupun bagian spesifik tertentu yang telah kita buat.  Sejujurnya bagian index dalam bullet journal saya tidak terlalu berfungsi dengan baik karena kadang saya juga sering kelupaan untuk memberikan nomor disetiap halaman baru hahaha. Saya lebih memilih untuk menggunakan semacam tag pembatas untuk setiap bagian spesifik dalam bullet journal yang saya miliki.

IMG20180602105637.jpg
Pembatas yang saya buat dengan menggunakan wasih tape

Saya membuat pembatas dengan menggunakan washi tape (semacam selotip kertas yang memiliki motif tertentu) lalu saya beri judul dalam tag tersebut seperti “wishlist”, “idea”, atau “Juli” untuk mothly log bulan juli. Kalau mau mudah mungkin bisa menggunakan pembatas halaman yang sudah jadi seperti sticky notes merk bantex yang terdapat di toko buku.

Future Log

IMG20180602111002.jpg
Contoh future log yang  dalam bullet journal yang saya gunakan pada tahun lalu. Sekarang saya tidak membuat future log lagi dalam bullet journal yang saya pakai.

Future Log secara mudah dapat dipahami sebagai sekumpulan dari tanggal-tanggal penting dalam satu tahun berjalan. Jadi kita menuliskan setiap tanggal penting di dalam satu tahun itu misalnya seperti hari-hari raya, tanggal merah, hari ulang tahun, tanggal meeting penting, maupun hal lain yang dianggap perlu untuk dicatat agar tidak terlupakan. Mirip seperti kalender sih ya future log ini. Future log dalam foto diatas adalah bagian halaman sebelah kiri. Sedangkan yang sebelah kanan hanya sekedar kalender biasa.

Saya sempat menggunakan future log ini dalam bullet journal saya tahun 2017 lalu. Namun seiring berjalannya waktu saya merasa future log ini tidak terlalu berfungsi dengan baik. Alasannya karena anak kuliahan seperti saya ini masih memiliki kegiatan yang tidak terlalu banyak. Jadi future log saya cenderung kosong melompong karena hanya saya isi dengan hari libur maupun tanggal ujian saja. Maka dari itu saya memutuskan tidak membuat future log untuk bullet journal saya tahun ini.

Monthly Log

IMG20180602105628.jpg
Monthly log untuk bulan May lalu

Monthly Log sebenarnya tidak jauh berbeda dengan future log. Monthly log memudahkan kita untuk mengetahui apa saja yang event-event spesifik maupun hal penting yang terjadi dalam satu bulan. Monthly log sangat membantu untuk mengingatkan saya tanggal-tanggal penting didalam satu bulan tersebut. Saya selalu membuat monthly log ini setiap melakukan setup bullet journal untuk bulan selanjutnya di akhir bulan. Saya menuliskan mulai dari tanggal 1 sampai 31 secara vertikal. Setelah itu event-event penting dapat dituliskan di setiap tanggal terjadinya evet tersebut. Terdapat banyak variasi layout untuk monthly log ini, namun saya tetap menggunakan yang simple karena lebih mudah dan cepat untuk dibuat. Untuk variasi monthly log lain bisa dilihat di akun-akun bullet journal instagram maupun di google.

Daily Log/ Weekly Log

IMG20180602104019.jpg

Entah mengapa dari pada menggunakan Daily Log, saya lebih suka menggunakan Weekly Log saja. Hal ini disebabkan aktivitas harian saya yang tidak terlalu banyak kegiatan, karena kegiatan harian saya hanya berputar di kegiatan perkuliahan saja hahaha. Jadi menurut saya weekly log lebih cocok dengan aktivitas keseharian saya yang tidak terlalu padat. Weekly log pada dasarnya mirip juga dengan daily log namun lebih ringkas karena langsung merangkum aktivitas dalam satu minggu. Weekly log bisa diisi pada akhir minggu sebelum memulai minggu yang baru, atau bisa juga diisi sambil jalan misal menulis rencana hari rabu pada hari selasanya. Semuanya tergantung kebiasaan masing-masing individu saja untuk waktu pengisian weekly log ini.

Brain Dump

IMG20180602104530.jpg
Beberapa to do list yang saya buat didalam Brain Dump. Ada yang selesai, ada juga yang masih pending hahaha

Disamping keempat bagian utama tadi, saya juga menambahkan satu bagian lagi di halaman paling belakang disetiap bulannya yaitu Brain Dump. Bagian ini saya gunakan untuk menuliskan semua hal yang ada di dalam pikiran saya, biasanya berkaitan dengan hal-hal yang perlu saya kerjakan, saya cari, maupun hanya sekedar pengingat saja. Bisa dibilang bagian ini merupakan to do list/master list secara garis besar yang masih belum tentu kapan harus saya selesaikannya.  Ide brain dump ini saya dapatkan dari blog Boho Berry. Biasanya sih kalau sudah pasti akan saya kerjakan, saya akan menuliskannya kedalam weekly log.

Tracker

IMG20180602111020.jpg
Habit Tracker yang saya buat pada bullet journal saya tahun 2017 lalu

Salah satu bagian yang opsional juga selain brain dump adalah tracker. Tracker ini dapat digunakan untuk beberapa hal seperti memastikan kebiasaan seperti menulis,olah raga, membersihkan kamar, ataupun yang lain dilakukan setiap harinya. Atau bisa juga digunakan untuk men-track serial televisi yang kita ikuti, sudah berapa episode yang sudah kita tonton dan episode mana yang belum ditonton. Tantangan utama dari tracker  ini adalah komitmen untuk memeriksa tracker ini setiap hari. Berhubung saya termasuk orang yang memiliki mood yang tidak menentu, saya jadi sering sekali kelupaan mengisi tracker yang sudah saya buat hahaha. Tapi sejujurnya tracker ini bermanfaat lho untuk mengorganisir setiap kegiatan harian yang kita lakukan. Malah jika dilakukan secara teratur tracker ini bisa menjadi semacam motivasi tambahan untuk melakukan kegiatan hari tersebut. 🙂


 

Seperti itu kira-kira sistem bullet journal yang saya pakai selama beberapa bulan belakangan ini. Untuk referensi ide bullet journal lain mungkin teman-teman bisa mencoba melihat blognya Boho Berry,   Tiny Ray of Sun Shine , Ryder Carroll  , atau web lainnya. Selain itu ide bullet journal juga bisa dilihat di beberapa akun instagram seperti studywithinspo, focusign, dan natastudies.  Bullet journal mereka penuh warna dan bagus banget.

Bullet journal juga bisa didekorasi maupun dihias sesuai dengan selera masing-masing orang. Contohnya seperti bullet journal diatas yang dibuat oleh focusign,studywithinspo, dan natastudies. Tapi itu opsional kok tidak harus di hias, saya juga lebih prefer yang simpel karena saya ingin yang praktis saja hahaha. Bagaimana dengan teman-teman semua? adakah yang sudah menerapkan sistem bullet journal?

-FNFA-

Iklan

10 respons untuk ‘DIY: Bullet Journal

  1. Winny Marlina 6 Agustus 2018 / 3:58 pm

    rapi dan terorganisir. kalau suka pake d hp kak kayak langsung taruh di calender

    Disukai oleh 1 orang

    • fahrizinfa 7 Agustus 2018 / 9:51 pm

      Iya aku juga kadang sebelum aku catat di note aku tulis di hp duluu 😀

      Suka

  2. deadyrizky 6 Agustus 2018 / 5:06 pm

    kok keren ya
    tulisannya bisa indah gitu
    tulisan saya mah ceker ayam
    hahaha
    jadi lebih enak organize di gawai

    Suka

  3. bynss 6 Agustus 2018 / 5:57 pm

    waa.. begitu liat di ig langsung cus kesini.. bagus tulisannya zi ! makasih udah share ya, akupun masih ngeraba pake bujo, belom banyak isian sih, sekarang masih fokus dailynya, biar tau ntar kedepannya mana yang bisa dikembangin wkwkwk butuh banget sih emang biar ngga lupa sih aku. semangat zi ! keep sharing, keep inspiring~
    nb : selalu kagum emang sm lettering km zi ! ^^

    Disukai oleh 1 orang

    • fahrizinfa 7 Agustus 2018 / 9:53 pm

      Terima kasih banyak kak 😀 semangat jugaa yaa kak 🙂

      Suka

  4. zilko 7 Agustus 2018 / 1:25 pm

    Aku juga punya jurnal semacam ini tapi versi digitalnya. Tapi cuma kugunakan untuk urusan kantor aja sih, hehehe. Dan enaknya karena online, kita juga bisa membuat jadwal berdiskusi/meeting dengan kolega dengan melihat jurnal mereka.

    Disukai oleh 1 orang

    • fahrizinfa 7 Agustus 2018 / 9:54 pm

      wahh kalau online memang enak yaa apalagi untuk urusan kerja jadi bisa langsung berhubungan dengan teman kerja secara real time jugaa 😀

      Suka

  5. ninda 14 September 2018 / 11:41 pm

    spreadnya fizi makin keren ajaa 😀
    saran buat backgroundnya kain blacu aja biasanya murah kok 10-15rb udah lebar banget biar putihnya cakep

    Suka

    • fahrizinfa 16 September 2018 / 5:57 pm

      terima kasih kak Ninda 😀 waah bener jugaa nanti aku coba cari kain blacu buat background foto yaa 🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s